5 PTN Dengan Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal
5 PTN Dengan Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal

5 PTN Dengan Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal

5 PTN Dengan Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal PTN dengan jalur mandiri tanpa uang pangkal pasti dicari para calon mahasiswa. Uang pangkal sering disebut juga dengan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang gedung. Mahasiswa cukup membayar sekali saja pada saat pendaftaran ulang.

Beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) meniadakan uang pangkal dalam biaya kuliah mahasiswa jalur mandiri. Nah, PTN dengan jalur mandiri tanpa uang pangkal ini bisa jadi pertimbangan kamu untuk ikut seleksi.
Beberapa PTN ini juga menerapkan kebijakan jumlah Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sama bagi mahasiswa jalur mandiri maupun jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Perlu diingat, UKT dibayar tiap semester, sementara uang pangkal dibayar di awal diterima kuliah.

5 PTN Dengan Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal

Uang pangkal dikenal juga dengan nama Dana Pengembangan, Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), Iuran Pengembangan Institusi (IPI), dan lain-lain.

Update Jalur Mandiri tanpa Uang Pangkal

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu kampus yang tidak ada uang pangkal. Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada nomor 6949/UN1.P/KPT/HUKOR/2021, untuk biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester, bagi mahasiswa Program Sarjana dan Sarjana Terapan, Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri TA 2021/2022 dibagi menjadi 8 golongan UKT. Golongan yang akan didapatkan mahasiswa ditentukan berdasarkan kepada penghasilan kotor dan penghasilan tambahan.

  • UKT 0: peserta Bidikmisi (KIP Kuliah)
  • UKT 1: penghasilan ≤ Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 500 ribu < penghasilan ≤ Rp 2 juta
  • UKT 3: Rp 2 juta < penghasilan ≤ Rp 3,5 juta
  • UKT 4: Rp 3,5 juta < penghasilan ≤ Rp 5 juta
  • UKT 5: Rp 5 juta < penghasilan ≤ Rp 10 juta
  • UKT 6: Rp 10 juta < penghasilan ≤ Rp 20 juta
  • UKT 7: Rp 20 juta < penghasilan ≤ Rp 30 juta
  • UKT 8: penghasilan > Rp 30 juta
👉 TRENDING :   Asuransi Digital lebih Mudah

2. Universitas Indonesia (UI)

Universitas Indonedia tidak memberlakukan sistem uang pangkal bagi mahasiswanya. Sedangkan, berdasarkan Surat Keputusan Rektor UI Nomor 178/SK/R/UI/2022, terdapat dua jenis biaya kuliah bagi mahasiswa S1 kelas reguler angkatan 2022/2023, yaitu:

1. BOP Berkeadilan S1 Reguler Prodi Saintek

  • Kelas 1: Rp 0 sampai Rp 500 ribu
  • Kelas 2: > Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta
  • Kelas 3: > Rp 1 juta sampai Rp 2 juta
  • Kelas 4: > Rp 2 juta sampai Rp 4 juta
  • Kelas 5: > Rp 4 juta sampai Rp 6 juta
  • Kelas 6: > Rp 6 juta sampai Rp 7,5 juta

2. BOP Berkeadilan S1 Reguler Prodi Soshum

  • Kelas 1: Rp 0 sampai Rp 500 ribu
  • Kelas 2: > Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta
  • Kelas 3: > Rp 1 juta sampai Rp 2 juta
  • Kelas 4: > Rp 2 juta sampai Rp 3 juta
  • Kelas 5: > Rp 3 juta sampai 4 juta
  • Kelas 6: Rp 4 juta sampai Rp 5 juta

3. BOP Pilihan S1 Reguler Prodi Saintek

  • Kelas 1: Rp 10 juta
  • Kelas 2: Rp 12,5 juta
  • Kelas 3: Rp 15 juta
  • Kelas 4: Rp 17,5 juta
  • Kelas 5: Rp 20 juta

4. BOP Pilihan S1 Reguler Prodi Soshum

  • Kelas 1: Rp 7,5 juta
  • Kelas 2: Rp 10 juta
  • Kelas 3: Rp 12,5 juta
  • Kelas 4: Rp 15 juta
  • Kelas 5: Rp 17,5 juta

Adapun perbedaan antara BOP Berkeadilan dan BOP Pilihan. Biaya Operasional (BOP) Berkeadilan diterapkan sesuai kemampuan membayar, sedangkan BOP Pilihan diterapkan menurut penentuan secara mandiri.

3. Universitas Islam Negeri (UIN) se-Indonesia

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI nomor 151/2019, perguruan tinggi keagamaan negeri tidak diperbolehkan memungut biaya uang pangkal maupun pungutan lainnya, selain UKT kepada mahasiswa baru jenjang diploma maupun sarjana.

👉 TRENDING :   Pengumuman THR Dan Gaji 13 PNS 2022 Segera Cair

4. Universitas Sriwijaya (Unsri)

Mahasiswa baru jenjang sarjana dan diploma Unsri jalur ujian saringan masuk bersama (USMB) hanya akan dikenakan biaya UKT tanpa uang pangkal. Namun, untuk mahasiswa baru yang memilih prodi Pendidikan Dokter tetap akan membayar uang pangkal.

Per tahun 2021, mahasiswa prodi Pendidikan Dokter Unsri dibebankan biaya BOP Rp 200 juta pada awal masuk, UKT preklinik Rp 30 juta per semester, serta klinik Rp 45 juta per semester.

Sementara, biaya kuliah terendah jalur USMB Unsri untuk jenjang S1 adalah Rp 2,25 juta. Besaran tersebut berlaku untuk prodi Matematika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Kelautan di kampus Indralaya.

5. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tidak memungut uang pangkal dari mahasiswa jalur mandiri. Berdasarkan laman resmi penmaba.unj.ac.id, untuk biaya UKT jenjang S1 dan D3 tahun 2022 belum ditentukan, tetapi mahasiswa dapat melihat gambaran UKT pada daftar biaya pendidikan tahun 2020. Pembagian biaya UKT jenjang S1 dan D3 dibagi menjadi 8 golongan, yang maisng-masing prodi memiliki besaran UKT berbeda di setiap golongannya.